PUPR Kebut Pembangunan Venue Layar dan Jetski

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah terus merampungkan pembangunan venue persiapan Asian Games 2018. Venue mesti berstandar internasional. Kementerian PUPR mendapat kepercayaan untuk menjalankan tugas tersebut. Mereka akan bertugas melakukan pembangunan pembangunan/renovasi sebanyak 15 venue dan dua paket penataan kawasan di kompleks Gelora Bung Karno (GBK). Kementerian PUPR juga diberi amanah membangun dua blok Wisma Atlet dan satu paket penataan kawasan di Kompleks Kemayoran. Sementara di Jakabaring, berupa dua blok Wisma Atlet dan pembangunan/renovasi dua venue yakni dayung dan shooting range. “Selain venue tersebut, Kementerian PUPR juga melaksanakan tugas tambahan membangun venue jetski dan layar di Ancol, parkir tingkat dan hutan kota (Cofftea House) di GBK,” kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu. Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya telah menetapkan PT. Nindya Karya sebagai kontraktor pelaksana dan konsultan manajemen konstruksi PT. Virama Karya pada proyek pembangunan venue layar dan jetski di Ancol, Jakarta Utara yang merupakan satu paket kontraktual. Kontrak konstruksi kedua venue tersebut senilai Rp 172,5 miliar dengan target penyelesaian pada 3 Agustus 2018. Kementerian PUPR akan melakukan percepatan penyelesaian sehingga dapat rampung pada Juni 2018. Penandatanganan kontrak akan dilaksanakan setelah persetujuan kontrak Multiyears (MYC) diterbitkan oleh Kementerian Keuangan pada akhir Desember 2017. “Dalam pelaksanaan pembangunan, kami juga bekerjasama dengan Pemerintah DKI Jakarta terkait dengan pemenuhan semua perijinan dan pengurus besar cabang olahraga yang dalam hal ini Porlasi (Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia) dan IJBA (International Jetsport Boating Association) sebagai wakil dari Inasgoc terkait pemenuhan standar venue internasional yang digunakan pada perhelatan Asian Games XVIII,”kata Dirjen Cipta Karya Sri Hartoyo.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan