Bank Indonesia, Malaysia dan Thailand Sepakat Kurangi Ketergantungan Terhadap USD

Selasa, 12 Desember 2017 21:57

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Bank Indonesia (BI), Bank Negara Malaysia (BNM), dan Bank of Thailand (BoT) menyepakati kerja sama penggunaan mata uang lokal (local currency settlement framework). Langkah itu dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS (USD).Dengan kesepakatan tersebut, tiga bank sentral itu mendorong transaksi dan investasi dalam mata uang lokal. Selama ini ketergantungan mata uang pihak ketiga seperti USD, euro (EUR), dan renminbi cukup besar dalam perdagangan antarnegara.Gubernur Bank Indonesia Agus D.W. Martowardojo menyatakan, inisiatif tersebut merupakan upaya berkelanjutan untuk mendorong penggunaan mata uang rupiah (IDR), ringgit Malaysia (MYR), dan baht Thailand (THB) secara lebih luas. Terutama dalam transaksi perdagangan dan investasi antara ketiga negara.’’Ini dilakukan supaya ada perluasan currency pada perdagangan dan diversifikasi agar risiko currency terjaga,’’ ujar Agus saat peluncuran local currency settlement (LCS) antara BI, BNM, dan BoT kemarin (11/12).Secara rata-rata tahunan, nilai perdagangan Indonesia dan Malaysia pada 2010–2016 mencapai USD 19,5 miliar. Sebanyak USD 9,3 miliar merupakan perdagangan ekspor dan USD 10,2 miliar adalah impor.

Bagikan berita ini:
10
6
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar