Jelang Pilkada, Warga Jangan Terpengaruh Isu SARA dan Teroris

FAJAR.CO.ID, SIDRAP -- Menghadapi pesta demokrasi lima tahunan pada 2018 mendatang, masyarakat Sidrap diimabau untik mewaspadai pergerakan menyimpang jelang Pilkada 2018.

Hal ini bisa saja muncul kapan saja dari pergerakan-pergerakan kecil ditengah masyarakat dan merongrong kedaulata Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Pergerakan menyimpang yang dapat membahayakan keutuhan NKRI, bisa saja dari pergerakan perorangan maupun kelompok atau organisasi. Apalagi kita ini mau Pilkada Bupati dan Gubernur,” kata Dandim 1420/Sidrap, melalui Danramil 03/1420, Kapten Inf. Haryono, dalam materinya di acara sosialisasi pendidikan wawasan kebangsaan yang digelar Badan Kesbangpol Sidrap bekerjasama Forum Mustadh’afin Sidrap di Desa Lainungan, Kecamatan Watangpulu, Sidrap, Senin, (11/12/2017).

Kegiatan yang mengangkat tema “Revitalisasi Penanaman Nilai-nilai Pancasila” itu, dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Sidrap, Makmur Tahayya, Anggota DPRD Sidrap sekaligus penggagas cara ini, Sudarmin Baba.

Turut hadir Camat Watang Pulu, Abdu Waris Sadik dan sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat Watangpulu.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kejari Sidrap, melalui Kepala Seksi Intelijen, Arifuddin Achmad dalam materinya mengulas seputar tingginya bentuk-bentuk pelanggaran hukum di wilayah itu.

Arifuddin membeberkan dua hal, pertama adalah kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah itu, masih siginifikan.

Kedua, ia berharap masyarakat di Desa Lainungan itu, jeli memilah-milah kasus pidana, seperti kasus penganiayaan, penghinaan, dan  KDRT.

Kasus-kasus tersebut, kata Arifuddin, bisa saja ditempuh melalui jalur kekeluargaan tanpa harus selalu jalur hukum.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Syarifah Fitriani


Comment

Loading...