2018, Bonus Hingga Rp. 20 Juta per Bulan Menanti ASN


Menurut dia, Pemprov Sulsel masih mengkaji penerapan sistem TPP di OPD lain. Yang pasti, untuk tahun depan, baru empat OPD yang bisa menikmati tunjangan tersebut. “Anggaran ini juga sudah direkap di semua OPD yang menerapkan TPP. Kalau kami (BKD) Rp 11,4 miliar, untuk semua ASN di BKD. Di OPD lain tentu berbeda,” ujarnya.Dengan hadirnya TPP itu, para ASN di Pemprov Sulsel tidak lagi menerima tunjangan yang diberikan sebelumnya seperti honor kegiatan dan pakasi. “TPP juga akan dihitung berdasar ukuran kinerja. Ada laporan kinerja khusus secara online untuk setiap ASN,” tambahnya.Sementara itu, berdasar Peraturan Gubernur Sulsel Nomor 130 Tahun 2017, ada beberapa item kinerja yang jadi perhitungan untuk mendapat TPP. Bukan hanya kinerja dalam tugas, perilaku ASN juga mendapat penilaian.Untuk kinerja atau sasaran kerja pegawai, bobot penilaiannya 60 persen. Untuk perilaku kerja, bobotnya 40 persen. Dua indikator tersebut kemudian dikalkulasi dan dikalikan dengan jumlah maksimal TPP yang diterima setiap pegawai.Penetapan hitungan kinerja pun tidak lagi manual. Ada aplikasi khusus, yakni e-kinerja, yang wajib diisi. Pelaporan kinerja mereka juga harus di-update setiap hari.Besaran tunjangan juga ditentukan peringkat OPD. Untuk OPD peringkat A, pejabat tinggi pratama (Kadis, Red) mendapat tunjangan Rp 20 juta per bulan. Peringkat B dapat Rp 15 juta per bulan dan peringkat C dapat Rp 13,5 juta per bulan.

Komentar

Loading...