2018, Bonus Hingga Rp. 20 Juta per Bulan Menanti ASN


Sekretaris Dinas Kominfo, Statistik, dan Persandian Sulsel Hudzon mengungkapkan, tidak semua ASN mendapat jatah TPP secara penuh. Persentasenya dihitung melalui tingkat kinerja mereka.Menurut dia, dengan adanya TPP, tidak ada lagi pegawai yang malas-malasan. Tidak seperti dahulu, pakasi biasanya tetap diberikan kepada pegawai meski mereka malas. Berbeda halnya dengan TPP, yang mengacu pada ukuran kinerja.”Setelah presensi, tidak ada lagi pegawai yang berkeliaran ke mana-mana. Fokus dengan kerjanya. Kinerja juga harus diisi setiap hari,” tambahnya.Nilai tunjangan kominfo juga lebih kecil. Sebab, kominfo merupakan OPD peringkat C. Sementara itu, dinas penanaman modal masuk peringkat B. “Inspektorat dan BKD peringkat A,” ungkapnya.  (Fajar)

loading...
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Komentar

Loading...