BNNK Masuk Sekolah, Selipkan Bahaya Narkoba Lewat Dongeng

FAJAR.CO.ID -- Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surabaya gencar menggelar sosialisai ke sekolah-sekolah. Salah satu sekolah yang dikunjungi lembaga antimadat tersebut adalah TK Al Falah, Surabaya.

100 Anak TK dengan seksama mendengarkan paparan petugas penyuluh dari BNNK Surabaya. Petugas pun memiliki siasat tersendiri untuk mengenalkan bahaya narkoba kepada anak-anak TK agar mudah diterima.

Misalnya dengan diselipkan ke dongeng-dongeng yang mudah dicerna. Salah satunya kisah harimau yang mati karena makanan berbahaya. "Jadi kami ibaratkan makanan itu adalah narkoba. Kalau seperti itu, anak-anak tidak akan menyentuhnya," terang Kepala BNNK Surabaya AKBP Suparti kepada JawaPos.com, Selasa (12/12).

BNNK Surabaya memang punya pendekatan-pendekatan khusus saat berkampanye tentang bahaya narkoba bagi pelajar. Anak-anak TK yang masih senang bermain harus diberi pemahaman yang juga diselingi dengan games seru. "Alhamdulillah mereka antusias. Misi kami memang ingin menangkal narkoba sejak dini," tambah polisi dengan dua melati di pundak tersebut.

Mantan Kassubag Humas Polrestabes Surabaya tersebut memaparkan, pelajar di Kota Pahlawan rentan dekat narkoba. Berdasar data yang dimiliki BNNK Surabaya, hingga Desember ini sudah ada 118 pelajar yang diassesment karena mengkonsumsi narkoba. "Jumlahnya meningkat. Kalau tahun lalu ada 84 pelajar yang tercatat sebagai pengguna," papar Suparti.

Untuk modusnya, para pengedar masih menggunakan cara lama. Mereka biasanya menjajakan narkoba di luar lingkungan sekolah. Mendekati pelajar yang punya banyak kelompok pergaulan.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi


Comment

Loading...