KPK Tuntut Novanto 20 Tahun


FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Ketua DPR nonaktif Setya Novanto diancam hukuman maksimal 20 tahun penjara. Hal itu terungkap saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membacakan dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (13/12).

JPU KPK mengatakan, perbuatan Novanto dalam kasus dugaan korupsi e-KTP jelas-jelas merupakan tindak pidana. Novanto disebut melakukan intervensi dalam hal penganggaran proyek tersebut pada 2009-2014.

Dia juga didakwa melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri, orang lain, dan korporasi hingga merugikan keuangan negara sekitar Rp 2,3 triliun
“Perbuatan terdakwa tersebut merupakan tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP pidana,” jelas Jaksa Irene Putri.
Diketahui, pasal 2 ayat 1 UU Tipikor menyebutkan bahwa setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri, atau orang lain, atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun. Serta denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar