Pemuda Ini Putus Kuliah di ITB demi Urus 9 Adiknya

Sabtu, 16 Desember 2017 05:59

Kini setelah ditinggal kedua orang tuanya, sebagai anak sulung, Izhak-lah yang menjadi tulang punggung keluarga.Akan tetapi, untuk mencari nafkah, Izhak terbatas. Adik bungsunya, Muh Khaerul, baru berumur satu tahun tujuh bulan. Izhak-lah yang menjaga adiknya itu.Ditambah lagi, harus mengurusi tujuh adiknya masih sekolah. Untungnya ada adik keduanya, Aslan (19). Lewat Aslan, kebutuhan sehari-hari dari hasil menyadap enau untuk membuat gula merah menjadi tumpuan hidupnya.Izhak mengatakan kisahnya boleh saja ditulis. Saat dikonfirmasi, Izhak membetulkan penulisan namanya bukan Ishak, tapi Muh Izhak.”Boleh saja. Tapi jangan ditambah-tambah, kalau saya tidak terima bantuan pemerintah. Soalnya saya tetap terima bantuan dari pemerintah, ada Program Keluarga Harapan (PHK). Adik-adik saya sekolah juga terima dari program pemerintah Kartu Indonesia Pintar (KIP),” ujarnya.Izhak menambahkan, dia memang menerima beasiswa bidik misi tahun 2013. Mengambil studi di Teknik Kimia IPB. Namun, kandas di tengah jalan karena tanggung jawab.”Saya sudah mundur, hampir dua tahun lalu, pada 2016 lalu,” jelasnya.

Bagikan berita ini:
8
7
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar