Petani Tewas di Pohon Kelapa, Warga Kesulitan Evakuasi Korban

Sabtu, 16 Desember 2017 23:49

FAJAR.CO.ID — Akhir hayat I Made Asa, 60, berakhir tragis. Petani uzur asal Banjar Tegal Suci, Tampaksiring, ini tewas tersangkut di atas pohon kelapa, Kamis malam (14/12/2017).Tragisnya, proses evakuasi jenazah korban tak semudah yang dibayangkan. Petugas harus memanjat pohon kelapa dalam kondisi gelap gulita.Menurut putra korban, I Ketut Sudiarta, 35, ayahnya seperti biasa pergi ke sawah pukul 14.00. Biasanya baru pulang menjelang senja, sekitar pukul 18.00.Namun, hingga Kamis malam, ayahnya tidak kunjung datang. “Kami sempat tanya ke tetangga, tapi tidak tahu,” ujar Ketut Sudiarta kemarin (15/12).Karena banyak orang yang tidak tahu, pihak keluarga memutuskan melakukan pencarian sendiri. Mereka berinisiatif mencari ke sawah.Sampai di tegalan, di dekat sawah setempat, areal sawah sudah sepi. Sebuah petunjuk muncul ketika Ketut Sudiarta melihat sandal dan topi ayahnya di bawah pohon kelapa.Namun, saat itu dia belum melihat ke atas. Sudiarta memilih pulang untuk meminta bantuan warga setempat.Ketika dicari ramai-ramai, salah seorang keluarga menaruh curiga pada janur dan buah kelapa yang berserakan di bawah.Benar saja, ketika mendongak ke atas pohon menggunakan senter, ternyata sebagian badan Made Asa tampak tersangkut pohon kelapa.Semakin malam, makin ramai warga yang membantu proses evakuasi. Proses evakuasi dibantu personil Polsek Tampaksiring.Kapolsek Tampaksiring AKP I Made Tama mengatakan, korban punya riwayat sesak nafas. “Kemungkinan dia sesak nafas karena keterangan dari anaknya pertama korban punya riwayat sesak nafas,” jelasnya.

Bagikan berita ini:
4
4
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar