Menteri Amran: Kami Diam tapi Mematikan

Rabu, 20 Desember 2017 11:20

FAJAR.CO.ID, SUBANG – Ketegasan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terhadap mafia pangan tak sekedar rumor belaka. Di massa kepemimpinannya, Menteri Amran sudah mencopot 1293 pegawainya yang ketahuan bagian dari mafia pangan.”Sudah 1293 orang yang dimutasi soal mafia pangan. Bukan hanya pegawai, tapi Menterinya bisa diganti kalau salah,” kata Menteri Amran di hadapan rarusan petani di Subang, Jawa Barat (20/12).Mantan akademisi Universitas Hasanuddin Makassar itu juga mengisahkan ketegasannya terhadap salah satu pegawainya yang diketahui terlibat dalam mafia pangan, dan langsung di pecat dari status pegawainya.”Sempat kami dapat salah satu oknum, setelah mengetahui keselahannya, kami langsung mengumpulkan bukti dan langsung dipecat, bukan copot. Kami diam tapi mematikan,” tegas Menteri Amran yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari petani.Selain tegas kepada mafia pangan, Menteri Amran juga tegas kepada seluruh Dirjennya terkait penyelesaian irigasi di semua lokasi pertanian di Indonesia, agar penyelesaian irigasi diselesaikan dalan jangka waktu satu tahun.”Irigasi dari Pak Presiden ke Menteri itu tiga tahun, tapi dari Menteri ke seluruh Dirjen satu tahun. Kalau Dirjen capai target, maka dipromosi. Kalau tidak berhasil, maka kita jabat tangan,” ucapnya. (Aiy/Fajar)

Bagikan berita ini:
2
10
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar