SMK Perlu Punya Mata Pelajaran Perkebunan Kelapa Sawit

FAJAR.CO.ID -- Dekan Fakultas Pertanian Institut Pertanian (INSTIPER) Yogyakarta, Ir Enny Rahayu, mengharapkan kedepan ada bidang studi khusus terkait budidaya dan manajemen perkebunan kelapa sawit pada jenjang pendidikan Sekolah Menegah Kejuruan (SMK).

Hal ini dikatakannya pada pelatihan terhadap guru-guru Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) se-Kalimantan Tengah (Kalteng), 18/12/2017.

"Harapan kepada pemprov maupun pemkab, di SMK ada mata pelajaran (Mapel) budidaya dan manajemen perkebunan kelapa sawit. Dibentuk SMK kelapa sawit ATPKS, ada kurikulum kelapa sawit. Kemudian melalui pelatihan ini bisa menjadi bahan untuk program alih fungsi guru produktif kelapa sawit, " katanya di sela-sela pelatihan.

[caption id="attachment_272164" align="alignnone" width="300"] Perwakilan Disdik Kobar Agus disaksikan Dekan Fakultas Pertanian INSTIPER Yogyakarta Enny Rahayu mengalungkan tanda peserta pelatihan, kemarin (18/12/2017). (Foto: HUSRIN A LATIF/KALTENG POS)[/caption]

Diketahui, Kalteng meliliki banyak perkebunan kelapa sawit, bahkan di wilayah Kotawaringin hamparan sawit seperti lautan luas.

Terhadap pelatihan tersebut, kata Enny, dapat memberikan pembelajaran kelapa sawit kepada siswa khususnya dan warga lainnya.

Kaitannya dengan alih fungsi guru, kata dia, juga sangat bermanfaat, kemudian melalui kegiatan ini juga diharapkan dapat menerapkan teknik budidaya kelapa sawit.

Pemprov juga diharapkan bisa memberikan program bewasiswa berikatan dinas bagi warga Kalteng melalui kerjasama Tri Partit.

INSTIPER siap membantu untuk menyusun kurikulum dan membuat proposal ke Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi


Comment

Loading...