Jelang Pilkada 2018, Mendagri Akan Kebut e-KTP

Kamis, 21 Desember 2017 18:55

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pendistribusian e-KTP masih menjadi persoalan di tingkat masyarakat. Ada jutaan warga yang hingga kini belum mengantongi kartu identitas tersebut. Padahal e-KTP ini menjadi alat bagi masyarakat agar bisa mendapatkan hak pilih.Atas persoalan ini Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo berjanji akan menuntaskan masalah itu sebelum Pilkada serentak 2018 berlansung. Penuntasan ini agar masyarakat tidak terhambat saat melakukan pencoblosan.Menurut Tjahjo, permasalahan e-KTP itu muncul karena tingginya angka masyarakat yang berhak mendapatkan e-KTP setiap tahun. “e-KTP tiap tahun pasti jadi masalah karena 1,5 juta yang dari remaja masuk,” ungkap Tjahjo di Hotel Acacia Jakarta, Kamis (21/12).Oleh karena itu, Tjahjo berharap untuk masyarakat bisa lebih proaktif lagi. Bagi yang belum merekam atau yang mengalami perubahan data diharapkan segera melapor sehingga dapat ditindak lanjuti.”Kami mohon masyarakat proaktif, dia mau merekam data. Kalau memang pindah alamat, kalau tidak pindah ya sudah, karena nanti kan namanya ada di TPS dimana dia tinggal,” ujar Tjahjo.Dengan adanya pelaporan tersebut mendagri pilkada mendatang bisa berjalan lancar, dan masyarakat dapat menggunakan suara sebagaimana mestinya. Tjahjo menargetkan permasalahan e-KTP ini akan selesai di awal 2018, serta memprioritaskan 171 daerah yang menyelenggarakan pilkada.Mantan Sekjen PDIP itu mengklaim sudah mulai berkeliling melakukan sosialisasi untuk kelancaran pilkada mendatang ke setiap daerah hingga ke luar Negeri. “Tim kami hari ini keliling loh ke TKI-TKI yang terbanyak, ke Hongkong ke Jeddah, sekarang jalan,” lanjut Mendagri.

Bagikan berita ini:
8
3
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar