PDIP Sebut Kejagung Banyak Lakukan Politisasi dalam Proses Hukum

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – PDI Perjuangan menyoroti kinerja Kejaksaan Agung (Kejagung) di bawah kepemimpinan HM Prasetyo. Kejagung dinilai melakukan banyak politisasi dalam proses hukum yang berjalan.

Ketua Bidang Hukum, HAM dan Perundang-undangan DPP PDIP Trimedya Panjaitan mengatakan, selama kepemimpinan HM Prasetyo yang merupakan anggota partai Nasional Demokrat (Nasdem), banyak mengundang perhatian.

“Politisasi yang dilakukan oleh kejaksaan dilakukan terhadap kader-kader partai lain yang bukan partainya Pak Jaksa Agung,” ungkap Trimedya di Hotel Acacia Jakarta, Kamis (21/12).

Sejauh ini sendiri partai Golkar menjadi yang paling banyak menjadi korban disusul dengan PDI Peejuangan dengan 3 korban. “Paling banyak korban Golkar, PDIP kedua,” lanjut Trimedya.

Untuk menghindari hal seerupa terus terjadi, PDIP telah menyampaikan aspirasinya kepada Kejaksaan Agung agar menghindari politisasi.

“Kita sudah sampaikan ke Jaksa Agung, jangan terjadi politisasi oleh penegak hukum untuk kepentingan poltik,” imbuh Trimedya.

Bentuk politisasi yang terjadi berupa pencomotan kader-kader dari partai lain yang dinilai berkualitas, kemudian dicari-cari kesalahannya agar mau membelot ke partai lain.

“Diintip dulu dosanya, oh dia punya dosa, mau pindah atau enggak, kalo pindah aman,” ujar Trimedya.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menambahkan, sudah selayaknya Presiden memberikan sangsi tegas kepada penegak hukum yang menggunakan kekuasaannya untuk kepentingan politik pribadi.

Hal ini dimaksudkan agar memberikan efek jera kepada oknum penegak yang nekat berbuat nakal.

“Mereka yang menyalahgunakan hukum untuk kepentingan politik kekuasaan harus diberikan sangsi tegas,” pungkas Hasto. (Fajar/JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...