Bantuan Tunai untuk Pengungsi Dinilai Tidak Mendidik

Sabtu, 23 Desember 2017 - 16:57 WIB

FAJAR.CO.ID, AMLAPURA – Dandim Karangasem, Letkol Inf Benny Rahardian yang juga Dansatgas Siaga Bencana Gunung Agung menyampaikan bahwa sekarang ini Satgas kekurangan tenaga  untuk mengangkut logistik di Tanah Ampo. Di samping itu armada logistik juga masih kurang.

“Tetapi untuk armada masih bisa kita tangani, hanya saja untuk tenaga angkut memang cukup mendesak,” tegasnya.

Hal tersebut juga telah disampaikan pada Rapat Muspida Karangasem beberapa waktu lalu. Kala itu muncul rencana untuk merekrut tenaga atau buruh angkut logistik. Buruh itu nantinya dapat diambil dari warga pengungsi yang ingin bekerja. Hanya saja, menurutnya langkah ini belum bisa dilakukan karena masih terganjal aturan.

Di samping itu, sempat ada usulan dari berbagai kalangan yang jika memungkinkan agar pengungsi diberikan bantuan tunai langsung, Rp 2 juta per KK atau dihitung sesuai dengan kebutuhan mereka. Hal ini dinilai lebih efektif dan efesien karena tidak lagi butuh posko logistik terlalu besar termasuk buruh angkut dan juga armada pengangkut logistik.

Gagasan itu kemudian mendapatkan dukungan dari Wakil Rakyat Karangasem I Gusti Agung Dwi Putra. Dirinya menilai jika memungkinkan dan tidak bertentangan dengan aturan pemberian bantuan langsung untuk pengungsi akan lebih baik. Karena bantuan yang diterima juga akan lebih efektif dan efisien. Karena menurutnya, selama ini bantuan kurang efektif di posko pengungsi kerap ada keluhan kurang logistik seperti gas elpiji dan juga kebutuhan MCK seperti sabun dan pasta gigi.

Hanya saja gagasan itu dinilai oleh memiliki kelemahan karena terkesan tidak mendidik. Sementara itu Gubernur Bali, Made Mangku Pastika sendiri sempat memiliki gagasan untuk memberikan bantuan uang lauk pauk kepada pengungsi. Bahkan Gubernur Bali sudah mendata pengungsi dengan mengeluarkan kartu pengungsi. Hanya saja sejauh ini belum juga ada realisasi. “Bagus sih bagus jika diberikan bantuan tunai, hanya saja itu kurang mendidik,” tegas Dandim.  (Fajar/JPR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.