Innalillah! LGBT Agendakan Gelar Pesta Seks Rayakan Putusan MK

Sabtu, 23 Desember 2017 18:17

Untuk diketahui, Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Euis Sunarti mengaku kecewa atas putusan dari majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak permohonan pasal 284, 285 dan 292 KUHP tentang Perzinahan, Pemerkosaan, dan Pencabulan Anak.Penolakan atas tiga pasal itu membuat komunitas LGBT begitu mudah menyebarkan perilaku seks yang menyimpang.“Kami tentu sedih, karena kami berharap banyak,” ungkap Euis, salah satu dari 12 pemohon atas gugatan ketiga pasal KUHP tersebut di gedung MK Jakarta, Kamis (14/12).Kekecewaan Euis berdasarkan realita, bahwa seks menyimpang di masyarakat sudah sangat kritis sehingga harus segera ditangani. Oleh karena itu, perlu adanya undang-undang yang jelas untuk menekan perbuatan tersebut. “Agar masalah penyimpangan seksual minim,” lanjut Euis.Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat telah memutuskan menolak permohonan Euis dan 11 rekannya untuk mengubah pasal 284, 285 dan 292 tentang Perzinahan, Pemerkosaan, dan Pencabulan Anak.Menurut Arief, MK tidak memiliki wewenang untuk mengubah undang-undang. MK hanya berhak melakukan pengkajian apabila ada undang-undang yang bertentangan dengan konstitusi.

Bagikan berita ini:
5
5
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar