Menteri Basuki Cek Progres Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai Mendukung Pertemuan Tahunan IMF-World Bank

Sabtu, 23 Desember 2017 07:16

Denpasar—Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII terus memacu penyelesaian pembangunan Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai. Simpang Tugu Ngurah Rai ini memang kerap mengalami kemacetan karena pertemuan lalu lintas dari empat arah yakni akses dari dan menuju Bandara Ngurah Rai, akses Tol Bali Mandara, dan akses dari Denpasar menuju kawasan wisata Nusa Dua dan sekitarnya.Pada hari Jumat, (22/12/2017) Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengajak Gubernur Bank Indonesia Agus D.W Martowardojo, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk melihat progres pekerjaan underpass tersebut. Pada kesempatan tersebut turut hadir Gubernur Bali I Made Mangku Pastika, Kapolda Bali Irjen Petrus R Golose.“Saya sengaja mengajak Gubernur BI, Menko Kemaritiman dan Menkeu agar dapat melihat progres pembangunan infrastruktur yang dibiayai dari pajak dan harus dipertanggungjawabkan hasilnya. Underpass ini dibangun dalam rangka mengatasi kemacetan dan mendukung penyelenggaraan pertemuan IMF – World Bank 2018,” kata Menteri Basuki.Konstruksi underpass dimulai pada 26 September 2017, dengan nilai Rp 168,3 miliar dan ditargetkan lebih cepat yakni Agustus 2018 dari target semula September 2018.Saat ditanya wartawan, Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan apresiasinya atas kemajuan progres proyek yang nantinya akan sangat membantu kelancaran lalu lintas sehingga turis akan semakin nyaman berkunjung ke Bali. “Underpass juga diperlukan untuk menerima tamu _annual meeting_ IMF-World Bank pada Oktober 2018. Sekitar 15 ribu orang akan datang sehingga perlu kelancaran bergerak,” jelas Sri Mulyani.

Bagikan berita ini:
7
4
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar