Kemenlu Harus Pro Aktif dengan Insiden Ustad Abdul Somad

Senin, 25 Desember 2017 15:25
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini sangat menyayangkan insiden yang menimpa Ustad Abdul Somad Penceremah asal Riau tersebut diketahui dideportasi saat mendarat di Bandara Hongkong oleh pihak imigrasi setempat, Sabtu (23/12).”Menyayangkan deportasi beliau tanpa ada kejelasan alasan. Apalagi kehadiran beliau telah dinanti-nanti para TKI di sana yang ingin mendapatkan siraman rohani dari dai kondang ini,” ujar Jazuli dalam ketarangan tertulisnya kepada JawaPos.com, Senin (25/12).Menurut Jazuli memang hak setiap negara untuk menolak siapa saja masuk dalam wilayah negaranya. Tapi setidak-tidaknya ada keterangan yang jelas dari otoritas imigrasi Hongkong perihal ditolaknya Ustad Somad, apalagi yang bersangkutan telah tiba di Hongkong.”Semestinya jika tidak masuk dalam daftar cekal atau black list seseorang bisa masuk ke dalam suatu negara. Saya juga heran ada masalah apa Ustad Somad dilarang masuk Hongkong untuk berdakwah. Saya kira ini yang harus diklarifikasi agar tidak berkembang prasangka dan spekulasi,” tegasnya.Anggota Komisi I ini meminta Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) proaktif mengklarifikasi kasus deportasi Ustad Somad ini. Mengingat peristiwa tersebut menjadi perhatian dan pembicaraan nasional.”Akan lebih baik Kemenlu dengan kewenangan yang dimiliki dan dalam kerangka hubungan baik kedua negara, bisa meminta klarifikasi agar tidak berkembang spekulasi macam-macam,” ungkapnya.Jazuli meyakini tujuan Ustad Abdul Somad ke Hongkong untuk berdakwah dan memberi ceramah sangat positif, utamanya bagi tenaga kerja Indonesia. Apalagi Ustadz Somad datang diundang untuk melakukan ceramah keagamaan.

Bagikan berita ini:
2
5
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar