Makassar Tercatat 399 Kasus Penangkapan Ikan Secara Ilegal


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), bersama instansi terkait melaksanakan rapat koordinasi dan evaluasi penanganan karantina ikan di Sulsel tahun 2017 di Pulau Samalona Makassar, Selasa(26/12/17).Dalam rapat koordinasi tersebut, barang bukti koral sitaan sebanyak 153 pcs yang dilepaskan di kawasan konservasi pulau Samalona.Kepala BKIPM Pusat, Ir. Rina mengatakan bahwa Kememtrian Kelautan dan Perikanan bersama Polda Sulsel berhasil mengamankan pengiriman koral secara ilegal dari Makassar ke Denpasar yang selanjutnya diekspor tanpa menggunakan dokumen resmi.”Kasus paling banyak ini yaitu koral. Kami dari BKIPM berhasil mengamankan sumber daya ikan sebanyak  360 milyar, dan itu menyelamatkan uang negara dari banyaknya kasus dilaut. Dan kasus ini sepertiganya dimakassar,” Papar Rina saat Media Gathering di Pulau Samalona.Meskipun demikian, sambung Rina, pihaknya tidak akan bisa menggagalkan pengiriman tersebut tanpa ada bantuan dari pihak terkait dan masyarakat.”Kasus ini bukan semata dari balai karantina, tapi tingkat kepedulian dan informasi dari masyarakat,” Tambahnya.Senada Kepala BKIPM Makassar, Ir. Sitti Chadidjah mengungkapkan kecendrungan pelanggaaran terhadap hewan laut disebabkan tidak adanya kesadaran untuk melestarikan sumber daya laut.”Mereka hanya mau mengambil tetapi tidak mau melestarikan sumber daya laut, itulah yang menyebabakan terjadinya pelanggaran,” Ujarnya.”Tantangan buat kami kedepan juga tentang ikan yg mengandung mikroplastik, karena di Makassar banyak pencemaran laut utamanya plastik,” Jelasnya.

Komentar

Loading...