Mantan Presiden Peru Diampuni karena Sakit-sakitan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID — Setelah divonis penjara 25 tahun, mantan Presiden Peru, Alberto Fujimori, diampuni oleh pemimpin incumbent Pedro, Pablo Kuczynski.

Kantor Kuczynski mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Fujimori, 79, dibebaskan karena alasan kesehatan yang dialaminya beberapa tahun terakhir.

Fujimori yang berkuasa 1990-2000 baru-baru ini dibawa dari penjara ke rumah sakit karena tekanan darah rendah dan irama jantung yang tidak normal.

Dia telah menjalani hukuman 25 tahun atas pelanggaran hak asasi manusia dan korupsi. Dia dikagumi oleh beberapa orang Peru karena memberantas pemberontak Maois, sementara para pengkritiknya menganggapnya sebagai diktator korup.

Pada tahun 2007, Fujimori dijatuhi hukuman enam tahun penjara karena penyuapan dan penyalahgunaan kekuasaan. Dua tahun berselang, atau pada 2009, dia dijatuhi hukuman 25 tahun penjara karena pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan pada masa jabatannya, termasuk mengizinkan pembunuhan yang dilakukan oleh sebuah regu.

Pengampunan presiden terjadi beberapa hari setelah pendukung Fujimori di Kongres membantu Kuczynski menghindari pemakzulan karena dugaan korupsi. Politisi oposisi menuduh bahwa presiden telah berjanji kepada pendukungnya untuk membebaskan Fujimori dengan imbalan dukungan mereka. Namun, Kuczynski membantah klaim tersebut. (BBC/amr/fajar)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...