Dua Terpidana Mati Narkoba di Siak Ajukan Banding

FAJAR.CO.ID -- Dua terpidana mati kasus sabu seberat 40 kilogram, Zulfadli dan Aldino, kompak menyatakan banding atas putusan hakim PN Siak, Riau, yang mengganjarnya dengan pidana maksimal.

Upaya banding tersebut telah mereka daftarkan melalui kuasa hukum mereka di Pengadilan Negeri Pekanbaru.

Kasi Pidum Kejari Siak, Jufrizal SH, ketika dikonfirmasi perihal pengajuan banding tersebut, tidak membantahnya. ‘’Mereka memang banding. Kalau tidak salah pekan lalu sudah mereka ajukan. Sah-sah saja, itu upaya mereka. Undang-undang memungkinkan itu,” sebut Jufrizal.

Dengan pengajuan banding yang dilakukan oleh kedua terdakwa tersebut, maka proses hukum belum inchraht. Jaksa belum dapat melakukan eksekusi terhadap putusan tersebut. Namun demikian, demi alasan keamanan dan agar para terpidana mendapatkan pengawasan maksimal, Kejari Siak kata Jufrizal, berencana memindahkan Aldino dan Jufrizal ke Lapas Pekanbaru.

‘’Rencana akan kita pindahkan ke sana. Ini karena di sini kecil. Kalau di Pekanbaru kan lebih besar, pengamanannya juga maksimal. Kita hanya tidak ingin terjadi sesuatu yang buruk. Makanya kita pindahkan,” sebutnya. (dik/riaupos/fajar)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi


Comment

Loading...