Kunjungi Buteng, Amirul Tamim: Ini Contoh Perlunya Pemekaran

Rabu, 27 Desember 2017 21:56

FAJAR.CO.ID, LABUNGKARI – Agenda reses atau kunjungan kerja ke daerah oleh Anggota DPR RI asal Sulawesi Tenggara (Sultra) Amirul Tamim kali ini dimanfaatkan untuk mendatangi daerah otonomi baru. Dari tiga daerah yang baru mekar, yakni Kabupaten Buton Tengah, Buton Selatan dan Muna Barat, Amirul menjatuhkan pilihan pertama berkunjung ke Kabupaten Buton Tengah, Rabu (27/12).Dalam kunjungannya, Amirul Tamim banyak menyaksikan perubahan-perubahan yang sudah dilakukan oleh Bupati Buton Tengah Samahuddin dan pasangannya La Ntau. Padahal, pasangan yang akrab dengan jargon SAMATAU ini baru memimpin roda pemerintahan selama kurang lebih 5 bulan lamanya atau pasca dilantik pada 22 Mei 2017 silam.Amirul memaparkan saat ini pemerintah tengah melakukan moratorium pemekaran. Hal itu dilakukan mengingat berdasarkan hasil evaluasi pemerintah terhadap daerah otonom baru terdapat kurang lebih 60 persen daerah otonom baru dianggap gagal. Tapi, perlu diingat, masih ada sekitar 30 persen daerah otonom yang berhasil dalam membangun daerah.“Tetapi, untuk Buteng ini begitu saya melihat langsung dan membandingkan Buteng sebelum dan sesudah menjadi daerah otonom, ada kemajuan pesat yang dilakukan oleh Bupati Buteng. Inilah contoh bagaimana mengangkat derajat masyarakat dengan otonom. Inilah jawaban perlunya pemekaran daerah,” tegas Amirul Tamim.Dihadapan Bupati, Wakil Bupati dan Ketua DPRD Buteng, La Adam, Amirul memaparkan bahwa sumber daya manusia yang ada di Buteng sudah sangat hebat. Sebagian masyarakat yang ada di Buteng cukup menguasai perekonomian. Terbukti, banyak masyarakat Buteng yang mampu menguasai ekonomi Kota Baubau sampai saat ini. Begitu juga masyarakat yang berada di perantauan boleh dibilang sukses.

Bagikan berita ini:
4
1
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar