Amirul Berharap Setiap Tahun Ada Penerimaan CPNS

FAJAR.CO.ID, LABUNGKARI – Persoalan Honorer Kategori 2 (K2) masih belum terselesaikan. Setidaknya ada 400 ribu lebih jumlah Honorer K2 secara nasional yang belum direalisasikan untuk diangkat menjadi CPNS. Alasannya, tidak ada dalam klausul UU agar Honorer K2 bisa diangkat.

Akan tetapi, menurut Anggota Komisi II DPR RI, Amirul Tamim pengangkatan Honorer K2 bisa diangkat menjadi CPNS dengan cara melakukan amandemen terhadap UU Aparatur Sipil Negara (ASN). Apalagi pemerintah saat ini kalau membuka formasi penerimaan CPNS selalu berpatokan pada jumlah ASN yang memasuki masa pensiun.

“Yang pemerintah lakukan saat ini melalui zero growth. Maksudnya, berapa jumlha ASN yang pensiun maka dengan jumlah yang sama juga disiapkan formasi penerimaan CPNS,” kata Amirul saat melakukan reses di Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, Rabu (27/12).

Dihadapan Bupati Buton Tengah, Samahuddin, Wakil Bupati Buton Tengah, La Ntau dan Ketua DPRD Buton Tengah, Adam dan dihadiri puluhan pejabat dan kepala desa se-Buton Tengah, Amirul menegaskan bahwa komitmen Komisi II dalam memperjuangkan Honorer K2 terus diupayakan. “Ini sudah menjadi komitmen kami di Komisi dan menjadi agenda di Baleg untuk mengusulkan melakukan amandemen UU ASN,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu pula, Amirul menyoroti kebijakan lelang jabatan yang dilakukan oleh pemerintah untuk dapat mengisi kekosongan jabatan yang akan ditinggalkan pejabat sebelumnya. Menurutnya, proses lelang jabatan hanya membuang-buang anggaran serta aparatur yang dihasilkan belum tentu memiliki kompetensi dan profesionalitas yang dicari.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hariman Kaimuddin


Comment

Loading...