Santri Main Api Usai Salat Jumat, Asrama Ponpes Terbakar

  • Bagikan
Pemadam memandamkan api di Pesantren Salafiah, Polman, Jumat (29/12/2017). (Foto: edo/FAJAR)

FAJAR.CO.ID — Tak lama setelah salat Jumat, warga Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah dikagetkan oleh kobaran api yang membakar asrama.Peristiwa itu terjadi siang tadi (Jumat, 29/12/2017) sekira pukul 13.30 Wita di lokasi ponpes, di Desa Parappe, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.Bermula ketika seorang santri bernama Taufiq yang duduk di kelas X Madrasah Tsanawiah (MTs) sementara bermain api di atas kasur yang berada di lantai dua.”Ia (Taupiq) berusaha memadamkan api, namun tidak berhasil, sehingga bersangkutan kabur, meninggalkan ruanga asrama C7 yang sudah terbakar. Untung cuman satu ruangan yang terbakar,” ujar pembina Ponpes Salafiyah, Marfud Latief, saat ditemui di TKP, Jumat (29/12/2017).Kata Marfud, semua barang di ruangan tersebut hangus, ada 45 tempat tidur dan 45 lemari santri berisi pakaian, buku pelajaran agama dan Alquran. “Kita belum bisa menyimpulkan berapa kerugian yang dialami Ponpes,” ucapnya.Tambah dia, peristiwa itu (Kebakaran) sangat menghambat aktivitas di Ponpes Salafiyah. Karena yang terbakar asrama santri, membuat mereka (santri) tidak akan fokus mengikuti aktivitas. Sebab dalam asrama berbagai tingkatan ada di dalamnya.”Kami akan segera melakukan pendataan santri yang jadi korban, agar kita bisa membantu mereka (santri) kasian barang mereka semuanya habis terbakar,” bebernya.Terpisah, orang tua santri, Ismail, mengaku terkejut dengan kejadian tersebut. Takut anaknya terluka akibat kebakaran itu.

  • Bagikan