Tenaga Medis Kewalahan, 131 Warga Keracunan Nasi Kebuli

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, BOGOR – Korban keracunan massal di Desa Cilember, Kecamatan Cisarua Puncak, Kabupaten Bogor, terus bertambah. Data sementara, jumlah korban sebanyak 131 orang.

Warga Cilember Puncak Bogor mengalami keracunan massal usai menkonsumsi nasi kebuli yang dibagikan di acara Maulid Nabi Muhammad SAW, Jumat (29/12/2017).

Pemerintah Kabupaten Bogor telah mendirikan posko darurat di Balai Desa Cilember. Sebagian warga dirawat di puskesmas, sebagiannya lagi di rumah sakit.

“Lebih dari 100 saya dapet dari puskesmes dan lokasi,” ujar salah satu relawan, Asep Indrayana, kepada pojokjabar, Senin Malam (29/12).

Banyaknya korban yang dirawat di puskesmas dan rumah sakit membuat tenaga medis kewalahan. Beberapa korban terpaksa dirawat di luar lantaran ruangan sudah penuh.

Berdasarkan informasi yang dihimpunn, keracunan massal terjadi pada Jumat (29/12) sekitar pukul 12.30 WIB di Kampung Cirangrang RT 01/02 Desa Cilember, Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor.

Para korban keracunakan massal dilarikan ke beberapa tempat, dari mulai Puskesmas Cilember, Rumah Sakit Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo Cisarua Bogor (RSPG), hingga RSUD Ciawi.

“Sebagian korban sudah berobat, ada yang pulang. Mohon doannya semoga warga cepat sembuh,” ungkap Ketua Presidium Santri, Muhammad Muchsin.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dr Tri Wahyu Harini, mengatakan, Pemerintah sudah mendirikan posko dan menerjunkan tenaga medis ke lokasi.

“Alhamdulillah saat ini bisa ditangani oleh tim medis dan paramedis puskesmas, tim Muspika, dan desa . Sudah dibuat posko di lokasi dan ada yang dirujuk ke RSPG Cisarua,” katannya. (Fajar/pojoksatu)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar