Pembangungan LRT Mandek Karena Masalah Lahan

Sabtu, 30 Desember 2017 04:50
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Meski progres pembangunan Light Rail Transit (LRT) di Palembang cukup signifikan, namun pembangunan sejumlah stasiun LRT masih terkendala lahan.

“Saya tidak tau persis berapa stasiun tapi salah satunya stasiun Polresta Palembang yang terkendala pembebasan lahan,” kata Sekretaris Project Management Unit (PMU) Percepatan Pembangunan LRT, Wahidin saat ditemui di kantornya, Jumat (29/12).
Meskipun belum rampung, pihaknya optimis pengerjaan stasiun ini dapat dilakukan dengan cepat, lantaran pihaknya terus berkoordinasi terkait lahan tersebut.
Nantinya, Wahidin menambahkan, akses menuju gerbong di stasiun LRT akan dibuat berbagai cara seperti stasiun Bandara SMB II dan Jakabaring akan menggunakan travelator, kemudian stasiun RSUD Sumsel akan menggunakan ekskalator dan ramp dan beragam lainnya.
“Ini untuk mempermudah masyarakat menuju gerbong kereta saat di stasiun LRT, dan kami menargetkan pembangunan stasiun LRT ini rampung pada Februari mendatang,” terangnya.
Terkait dengan progres LRT, ia mengaku sejauh ini berkisar 80 persen dimana pengerjaannya masih slab track atau rel LRT. Pihaknya menargetkan pembangunan fisik ini selesai pada Februari. Karena akan dilakukan uji coba terlebih dahulu.
“Nantinya untuk uji coba dua train set akan didatangkan terlebih dahulu sisanya enam train setakan didatangkan pada Juni mendatang,” terangnya.
Untuk tarif, masih dalam tahap koordinasi. Namun, ia meyakini nantinya tarif yang diterapkan akan semurah mungkin. “Kami berharap tarif ini mampu dijangkau seluruh masyarakat,” harapnya. (lim/JPC)

Bagikan berita ini:
1
1
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar