Waspada, Jualan Petasan Tanpa Izin Bisa Dipidana

Minggu, 31 Desember 2017 - 09:30 WIB

FAJAR.CO.ID, MAMUJU — Jelang puncak perayaan malam Tahun Baru 2018, pedagang petasan dan kembang api semakin marak, terutama di Provinsi Sulawesi Barat. Hal itupun mengundang imbauan keras dari Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Baharuddin Djafar.

Baharuddin Djafar berjanji akan memberantas peredaran petasan dan kembang api yang tidak sesuai aturan hukum. Dia memerintahkan anggotanya untuk menangkap warga yang menjual petasan tanpa izin. Hal itu disampaikan Baharudin Djafar usai melaksanakan konferensi pers akhir tahun di d’Maleo Hotel & Convention Mamuju, Rabu 27 Desember.

“Petasan itu dilarang, saya sudah tegaskan kepada anggota, kalau ada warga yang menjual petasan di moment pergantian tahun, tangkap,” tegas perwira polisi berpangkat satu bintang itu.

Ia juga menjelaskan bahwa ada beberapa kembang api yang diperbolehkan untuk digunakan pada perhelatan tahun baru nanti, itupun penggunaannya dibatasi.

“Kalau untuk kembang api, dibolehkan selama dalam batas toleransi, karena kembang api itu ada batasnya selama dalam diameter atau jumlah mesiu yang dikandung tidak melebihi dari ketentuan, Dir Intel yang tahu persis soal itu,” tambahnya.

Olehnya, mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu mengimbau masyarakat Sulbar untuk tidak melakukan hal-hal yang melanggar hukum seperti menjual petasan pada malam atau menjelang pergantian tahun.

“Kita imbau kepada masyarakat agar tidak melakukan hal-hal yang melanggar hukum pada perayaan tahun baru. Juga agar menjaga kondisi keamanan bersama,” tandasnya. (bal-hab/sulbarexpress/fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.