Kedatangan Tamu Dari Iran, Ini Tanggapan Rektor UIN Alauddin Makassar

Selasa, 2 Januari 2018 16:54

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pernyataan Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Musafir Pababari sempat viral di media dengan kedatangan dua pembicara dari negara Iran hingga menimbulkan Pro dan Kontra di masyarakat dan menuai kecaman dari Majelis Ulama Indonesia pusat (MUI) pada Rabu (27/12/2017) lalu.Terkait pernyataan tersebut, Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Musafir Pababari menjelaskan bahwa kedatangan dua pembicara dari Iran sebagai tamu dan tidak terkait dengan ideologi dan budaya dari negara mereka.”Bukan ideologinya saya terima tetapi tamu yang datang ke UIN. Apapun latar belakang agamanya apapun latar belakang idiologinya, budayanya dan seterusnya saya selaku rektor saya terima jadi itu maksudnya” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya. Selasa (02/01/2018).Lebih lanjut, ia menjelaskan kalau kedatangan dua pembicara tersebut melainkan hanya sebagai tataran akademis.”Ini hanya sampai tataran akademis kalau misalkan orang Syiah dan lain-lain mau berdiskusi, yah silahkan. Jangankan berdialog di Fakultas Ushuludin pun ada mata kuliah teologi Islam, Dimata kuliah itu ada tentang Syiah” jelasnya.Menurutnya, Syiah sekarang belum tentu sama dengan Syiah 14 abad yang lalu karena perdebatan tentang teologi itu sudah saya anggap selesai sebenarnya bahkan sudah termodifikasi kedalam bentuk mashab. (sul/fajar)

Bagikan berita ini:
1
3
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar