KPK Ajukan Banding atas Vonis Andi Narogong

Rabu, 3 Januari 2018 09:25
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan, pihaknya mengajukan banding putusan Pengadilan Tipikor atas nama terdakwa Andi Agustinus, dalam dugaan kasus proyek e-KTP. Hal ini disampaikan oleh juru bicara KPK Febri Diansyah, Selasa (2/1).”KPK sudah menyatakan banding untuk putusan pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) dengan terdakwa Andi Agustinus,” ujarnya kepada wartawan.Terkait alasan diajukannya banding tersebut, menurut Febri, karena adanya fakta hukum yang tidak dipertimbangkan hakim. “Terkait dengan pihak-pihak yang melakukan korupsi bersama-sama dan penerapan hukum Pasal 2 dan Pasal 3,” jelasnya.Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis 8 tahun penjara terhadap terdakwa perkara dugaan korupsi e-KTP Andi Agustinus alias Andi Narogong. Dia juga diwajibkan membayar denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan penjara.”Menjatuhkan pidana delapan tahun dan denda sebesar satu miliar rupiah, dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar akan diganti dengan pidana kurungan selama enam bulan,” ujar Ketua Majelis Hakim Tipikor Jakarta, John Halasan Butar-butar saat membacakan putusan di PN Tipikor pengadilan, Jakarta, pada Kamis (21/12).Selain hukuman pidana, dalam amar putusannya majelis hakim juga menjatuhkan pidana tambahan berupa uang pengganti sebesar USD 2.500 dan sebesar Rp 1,186 miliar. Adapun Andi sudah mengembalikan uang sebesar USD 350 ribu.

Bagikan berita ini:
5
6
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar