Usai Garap Tiga Bocah Hingga Hamil, Si Kakek Langsung Berubah

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, KALTIM - Kasus perbuatan asusila yang dilakukan KS (60) menjadi pembicaraan hangat warga Desa Beringin Agung, Kecamatan Samboja, Kalimantan Timur.Kepala Desa Beringin Agung Zazuli tidak menyangka KS tega melakukan perbuatan asusila terhadap tiga bocah.Salah satu bocah yang menjadi korban KS bahkan sedang berbadan dua.Menurut Zazuli, KS merupakan pribadi yang terbuka. Namun, KS berubah setelah kasus memalukan itu terkuak.“Sejak itulah KS mulai tertutup dan jarang bergaul dengan masyarakat sekitar. Dulunya terbuka saja dengan warga di sini. Namun, sejak ada isu dia pernah menghamili seorang bocah, akhirnya KS mulai tertutup. Selama ini, dia hanya bertani," ujar Zazuli, Selasa (2/1).Belakangan, kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. Pasalnya, korban ternyata pernah hamil sebelum peristiwa yang dilakukan oleh KS."Entah ketika itu dinikahkan siri atau bagaimana, saya juga tidak begitu paham. Namun, memang ada tanda-tanda yang mengarah jika perbuatan tersebut dulunya dilakukan oleh KS," tambah Zazuli.Zazuli juga mengaku terlibat langsung dalam proses persalinan bocah yang diduga menjadi korban KS.Namun, KS justru tidak bertanggung jawab terhadap perempuan malang tersebut.“Kalau di sekitar rumah tersangka memang sering anak-anak yang bermain. Kami harapkan peristiwa ini tidak lagi terjadi di kampung ini," kata Zazuli. (Fajar/jpnn)

FAJAR.CO.ID, KALTIM – Kasus perbuatan asusila yang dilakukan KS (60) menjadi pembicaraan hangat warga Desa Beringin Agung, Kecamatan Samboja, Kalimantan Timur.

Kepala Desa Beringin Agung Zazuli tidak menyangka KS tega melakukan perbuatan asusila terhadap tiga bocah.

Salah satu bocah yang menjadi korban KS bahkan sedang berbadan dua.

Menurut Zazuli, KS merupakan pribadi yang terbuka. Namun, KS berubah setelah kasus memalukan itu terkuak.

“Sejak itulah KS mulai tertutup dan jarang bergaul dengan masyarakat sekitar. Dulunya terbuka saja dengan warga di sini. Namun, sejak ada isu dia pernah menghamili seorang bocah, akhirnya KS mulai tertutup. Selama ini, dia hanya bertani,” ujar Zazuli, Selasa (2/1).

Belakangan, kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. Pasalnya, korban ternyata pernah hamil sebelum peristiwa yang dilakukan oleh KS.

“Entah ketika itu dinikahkan siri atau bagaimana, saya juga tidak begitu paham. Namun, memang ada tanda-tanda yang mengarah jika perbuatan tersebut dulunya dilakukan oleh KS,” tambah Zazuli.

Zazuli juga mengaku terlibat langsung dalam proses persalinan bocah yang diduga menjadi korban KS.

Namun, KS justru tidak bertanggung jawab terhadap perempuan malang tersebut.

“Kalau di sekitar rumah tersangka memang sering anak-anak yang bermain. Kami harapkan peristiwa ini tidak lagi terjadi di kampung ini,” kata Zazuli. (Fajar/jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...