AKBP Daniel Widya Mucharam, Kapolres yang Penuh Kejutan

Kamis, 4 Januari 2018 - 18:35 WIB

FAJAR.CO.ID, BAUBAU – AKBP Daniel Widya Mucharam memang baru resmi menjabat sebagai Kapolres Baubau sejak 21 September 2017 lalu. Ia membawahi tiga daerah, yakni Kota Baubau dan Kabupaten Buton Tengah secara keseluruhan dan 2 kecamatan di Buton Selatan yakni, Kadatua dan Batu Atas.

Ia menggantikan AKBP Suryo Aji yang menjabat sebagai Wadir Polair Polda Sultra. Meski baru terbilang singkat menjadi orang pertama di Korps Bhayangkara Polres Baubau, Daniel sudah memberi warna tersendiri terutama bagi bawahannya.

Hampir tidak ada jarak antara Daniel dan para bawahannya. Baik saat tengah menjalankan tugas, maupun saat santai. Kedekatan emosional secara kekeluargaan lebih diutamakan daripada kedekatan pemimpin dan bawahan pada umumnya. Alhasil, komunikasi-komunikasi yang berjalan antara Daniel dan para bawahannya pun tidak menjadi kaku.

Gaya kepemimpinan yang ditunjukkan kepada bawahannya juga diterapkan saat menghadapi masyarakat. Melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat yang menjadi tugas pokok Polri terlihat sangat nampak. Upaya-upaya persuasif dan preventif lebih diutamakan dalam menghadapi masyarakat, dibanding penindakan hukum.

“Kalau masih bisa dilakukan dengan upaya persuasif, itu yang kita utamakan. Kecuali memang pelanggaran berat yang terjadi maka langsung diambil langkah proses hukum,” kata Daniel saat berbincang-bincang beberapa waktu lalu di seputaran Pantai Kamali.

Kapolres yang doyan berselancar di media sosial ini juga sangat menyukai hal-hal “gila”. Baru-baru ini atau tepatnya, Rabu (3/1/2018) mungkin Ia menjadi Kapolres pertama yang menggelar acara serah terima jabatan di luar kantor.

Pantai Nirwana menjadi pilihannya untuk menyambut dan melepas perwira baru yang bertugas di Polres Baubau dan yang bertugas di luar Polres Baubau. Saat itu setidaknya ada 6 perwira polisi yang menjalani upacara sertijab yang dirangkaikan dengan upacara kenaikan pangkat 5 anggota polri.

Unik! Itulah kata pertama yang terlontar saat mendengar lokasi sertijab di pantai. Segala persiapan sudah dilakukan H-1 sebelum pelaksanaan sertijab, cukup mendadak, tapi maksimal. Warga yang tinggal diseputaran Pantai Nirwana tampak heran dengan kehadiran ratusan personil Polres Baubau. Namun, setelah warga melihat spanduk yang terpasang, barulah mereka paham ternyata kehadiran anggota polisi di pantai bukan untuk melakukan penangkapan atau semacamnya.

Memang ini yang menjadi salah satu target Daniel mengambil lokasi pantai. Yakni, ingin lebih mendekatkan diri kepada masyarakat. Ia ingin masyarakat jadi tahu wajah-wajah penegak hukum yang akan menjadi pelayan mereka, yang akan mengayomi mereka dan yang akan melindungi mereka. Dan yang terpenting, Ia ingin masyarakat menghilangkan pemikiran negativ tetang kepolisian.

Terlebih lagi, baru-baru ini berdasarkan jajak pendapat beberapa lembaga survei dan Ombudsman pada akhir tahun 2017 lalu kepercayaan publik terhadap Polri meningkat signifikan. Jika, pada awal 2015 tingkat kepercayaan publik hanya sebesar 60 persen, namun diakhir 2017 mengalami peningkatan diangka 79 persen dan menjadikan Polri urutan ketiga setelah KPK dan TNI.

Peningkatan yang paling terlihat terutama pada bidang pelayanan masyarakat. Dari total 171 Polres yang diperiksa Ombudsman, tercatat 80 persen diantaranya mendapat predikat baik dalam hal pelayanan masyarakat. Dan selebihnya 20 persen mendapat raport merah.

“Ini perlu terus ditingkatkan. Kami ingin merubah pemikiran masyarakat tentang kepolisian mengenai hal-hal yang negativ,” ujarnya.

Kapolres Baubau AKBP Daniel Widya Mucharam saat berpose bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Jakarta. Foto: Ist

Olehnya itu, sebagai pimpinan, Daniel selalu memberikan contoh kepada para bawahannya bagaimana cara agar menghadapi masyarakat dalam segala macam situasi. Makanya Daniel kerap terlihat lebih sering dilapangan dibanging duduk dibalik meja.

“Terkadang saya menggunakan sepeda motor berpatroli keliling kota. Melihat langsung apa yang menjadi persoalan terutama yang bersentuhan langsung dengan Polri. Mendengar langsung keluhan-keluhan masyarakat yang selanjutnya ditindaklanjuti,” paparnya.

Selain itu, di era penggunaan teknologi yang makin canggih, penggunaan media sosial sangat penting untuk digunakan bersosialisasi. Apalagi pengguna media sosial khususnya di Kota Baubau cukup tinggi. Daniel terbilang aktif di dunia maya. Bahkan, ia bersama Kapolsek Murhum, IPTU Sukri Masse yang saat ini menjabat sebagai Kapolsek Wolio sempat viral di media sosial.

Ia beberapa kali membuat video kekinian dengan menggunakan bahasa-bahasa jaman now berisikan pesan-pesan dalam rangka menjaga Kamtibmas di wilayah hukum Polres Baubau yang akan menghadapi Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Baubau Periode 2018-2023. Apalagi penyampaiannya cukup unik dengan menggunakan aksen “Cina” oleh Sukri Masse yang selanjutnya “diartikan” oleh Daniel dalam bahasa Indonesia.

Akibatnya, keduanya mendapatkan apresiasi langsung dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian melalui Kapolda Sultra, Brigjen Andap Budi Revianto. Keduanya diundang secara khusus oleh Kapolda Sultra untuk makan siang bersama sebagai bentuk apresiasi dari Kapolri.

“Sosialisasi di media sosial dan media massa sangat berperan penting. Asal penggunaannya untuk kegiatan-kegiatan yang bersifat positif. Dampak dari penggunaan media sosial sangat besar, makanya kita harus pintar-pintar menggunakan media sosial untuk hal-hal yang positif,” tambahnya.

Salah satu prestasi baru-baru ini adalah dalam rangka pengamanan malam tahun baru. Tidak ada kejadian luar biasa yang terjadi selama proses pergantian tahun. Anggota Polres Baubau, TNI, Sat Pol PP serta Dinas Perhubungan sudah diberikan tugas masing-masing untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat yang merayakan malam tahun baru.

Alhasil, tidak ada kekacauan, keributan bahkan kecelakaan lalu lintas yang terjadi sepanjang perayaan malam pergantian tahun. Tempat-tempat yang dianggap rawan sudah diantisipasi. Jika dibandingkan dengan perayaan-perayaan malam-malam tahun baru sebelumnya, tahun ini merupakan perayaan malam tahun baru yang paling aman. (Fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.