Kader PDIP Usulkan Duet Djarot-Tengku Erry di Pilgub Sumut

Sabtu, 6 Januari 2018 15:29

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Peta politik di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Utara (Sumut) 2018 berubah, seiring dengan munculnya nama mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. Sampai-sampai calon petahana Tengku Erry nyaris tersingkir. Partai NasDem yang sebelumnya akan mengusung Tengku Erry, berubah haluan mendukung Pangkostrad Letjen Edy Rahmayadi.Wacana lain pun bergulir. Salah satunya menduetkan Djarot Saiful Hidayat dengan Tengku Erry. Keduanya diyakini akan menjadi pasangan yang cocok. “Ini akan menjadi pasangan kuat dengan pengalaman komplet. Keduanya sama-sama pernah menjabat wali kota dan bupati dua periode. Pernah wakil gubernur, kemudian menjadi gubernur,” kata Wakil Bendahara Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD Sumut Sutrisno Pangaribuan kapada JawaPos.com, Sabtu (6/1).PDIP merupakan partai yang menghargai kontribusi setiap anak bangsa. Dengan pengalaman sebagai Gubernur Sumut dan Bupati Serdang Bedagai, Tengku Erry Nuradi dianggap tepat mendampingi Djarot.”Pilihan PDIP mengajukan calon gubernur dari kader sendiri menujukkan kematangan sebagai partai kader. Tidak tergiur dengan iming- iming kemenangan mutlak dari pasangan yang sama sekali tidak memiliki pengalaman di bidang pemerintahan sipil. PDIP setidaknya menunjukkan dirinya sebagai partai kader. Bukan pengkhianat karena tergiur rayuan pasangan yang hendak memborong semua partai politik,” ujar Sutrisno.Belum terlambat bagi Tengku Erry Nuradi untuk datang ke PDIP. “Saya meyakini pintu masih terbuka untuk menjadikan beliau sebagai calon wakil gubernur. Pengalaman pahit Tengku Erry Nuradi ditinggal partai- partai pendukungnya akan menjadi energi positif jika kemudian Djarot Saiful Hidayat dipasangkan dengan dirinya,” imbuh Sutrisno.

Komentar