KPK Abaikan Permintaan Kapolri

Sabtu, 6 Januari 2018 16:08
KPK Abaikan Permintaan Kapolri

Mantan dosen ini mengimbau masyarakat untuk tidak meminta dan menerima uang dari para calon pemimpin daerah. “Agar Pilkada bisa berlangsung secara jujur dan adil,” pungkas anak buah Agus Rahardjo itu.Sebelumnya Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta jajarannya untuk tak mengusut perkara yang berkaitan dengan pasangan calon tertentu yang ditetapkan oleh KPU nantinya. Hal itu mengacu pada Peraturan Kapolri (Perkap) yang diterbitkan Kapolri sebelumnya, Jenderal (Purn) Badrodin Haiti.Perkap itu menyatakan, pengusutan kasus terhadap calon kepala daerah harus menunggu proses pilkada selesai. Perkap itu mengajak aparat penegak hukum lainnya seperti KPK dan Kejaksaan dengan koordinasi bersama Badan Pengawan Pemilu (Bawaslu) melakukan hak serupa.Tito menilai, pemanggilan terhadap calon kepala daerah yang telah ditetapkan KPU bisa mempengaruhi proses demokrasi dan memengaruhi opini publik.Kendati demikian, ada pengecualian untuk operasi tangkap tangan jika ada pasangan calon yang merupakan penyelenggara negara melakukan atau menerima suap. Orang tersebut akan tetap diproses hukum. Namun, jika orang tersebut berkapasitas saksi untuk diperiksa dalam suatu perkara, maka Tito meminta agar proses dihentikan dulu. (Fajar/JPC)

Bagikan berita ini:
6
3
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar