Setelah Gatot, PPP Kembali Ajukan Nama Budi Waseso

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID, SEMARANG - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengajukan nama Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Budi Waseso sebagai bakal calon Gubernur pada Pilgub Jateng 2018 mendatang. Nama Buwas, sapaan akrab Budi Waseso tersebut muncul sebagai alternatif bilamana partai berlambang Kabah tersebut gagal meminang mantan Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo untuk maju di Pilgub mendatang. Menurut Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jateng, KH Masrukhan Syamsurie, Buwas dinilai sebagai figur yang tak kalah kuat dengan Gatot. Mantan Kepala Kabareskrim itu, menurut Masrukhan, juga memiliki peluang untuk diusung menjadi bakal calon gubernur bersama Partai Golkar dan Demokrat, yang kabarnya akan membentuk poros tengah bersama PPP. “Buwas juga memiliki sikap yang bagus untuk memimpin Jateng. Ia yang visioner itu memiliki keseriusan serta ketegasan dan bisa membawa Jateng lebih baik. Dan tentu kita sudah lihat jaringan dan pengaruhnya,” ungkap Masrukhan saat menggelar jumpa pers di Banaran Cafe, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (6/1). Alasan dipilihnya Buwas yang disebutkan Masrukhan sendiri agaknya sedikit berbeda dengan kriteria pemilihan Gatot. Sebelumnya, Masrukhan mengatakan terpilihnya Gatot lantaran memiliki integritas dan pandangan politik yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islam. Masrukhan berdalih, asalkan visinya sama, tokoh manapun bisa menjadi kandidat cagub usungan partai poros tengah. "Kalau figur itu punya visi dan tidak bertentangan dengan kepentingan umat Islam atau rakyat kecil, itu yang sudah sangat menguntungkan bagi kami. Jadi, tidak perlu melulu teriak takbir," ujarnya.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan