Bantu Kakak Jualan Sabu, Mia Divonis 5 tahun dan Denda Rp800 juta

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, SAMARINDA- Demi membantu kakaknya berjualan sabu, Mia (26) rela harus mendekam dalam penjara. Mia divonis hukuman penjara selama 5 tahun oleh majelis hakim yang dipimpin Parmatoni, di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, sore kemarin.Tak hanya dijatuhi hukuman 5 tahun penjara, Mia juga didenda Rp 800 juta. Jika tak bisa membayar denda, maka Mia diharuskan menjalani hukuman penjara selama 2 bulan sebagai pengganti. Mia juga tak sendirian masuk penjara. Dia dijebloskan ke sel tahanan bersama Syahdi (31), warga Jalan Sultan Alimudin, Samarinda Ilir.Namun hukuman Syahdi lebih ringan. Dia dijatuhi hukuman 4 tahun penjara dan denda Rp 800 juta subsider 1 bulan penjara. Mia dan Syahdi memilih menerima putusan hakim. Hukuman yang mereka jalani lebih ringan dari pada tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yudhi Satrio, yang menganggap keduanya terbukti melanggar Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009. JPU menuntut agar hakim menjatuhkan vonis penjara selama 6 tahun kepada Mia, sementara Syahdi dituntut 5 tahun penjara.“Kami terima pak hakim,” ujar Mia dan Syahdi kompak.Mia dan Syahdi digerebek anggota Satreskoba Polresta Samarinda saat bertransaksi di kediaman Mia, di Jalan Sultan Alimudin. Saat digerebek, polisi menemukan dua poket sabu yang baru dibeli Syahdi dari Mia sebesar Rp 500 ribu.Kepada polisi Syahdi mengaku memang sabu tersebut didapatnya dari Mia. Akhirnya Mia tak berkutik dan di persidangan Mia mengaku sabu itu milik seorang kakaknya, yang saat ini sudah kabur dan masuk daftar pencarian orang (DPO) aparat kepolisian. (rin/beb)

  • Bagikan