Sehari Hilang di Sungai, Saat Ditemukan Tubuh Januar sudah Kaku

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, SAMPIT-Proses pencaraian terhadap Imam (18), yang  hilang tenggelam di Sungai Mentaya kawasan Pasar Samuda, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan akhirnya membuahkan hasil. Petugas gabungan berhasil menemukan korban yang sudah jadi mayat di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP)  Jumat (5/1) sekitar pukul 16. 25 WIB. Mayat Imam warga asal Desa Satiruk, Kecamatan Pulau Hanaut tersebut langsung diangkat dan dibawa ke rumah sakit setempat untuk dilakukan visum. Setelah itu, jenazah korban langsung dibawa kerumah duka dengan menggunkan perahu.Pencarian terhada korban cukup lama, yaknisekitar 24 jam. Karena  berkat kerja keras tim gabungan dari Polsek Jaya Karya, Polair Polda Kalteng,  Polair Polres Kotim, TNI AL, Basarnas dan masyarakat akhirnya korban bisa ditemuka dalam kondisi tidak bernyawa lagi pada saat mengapung diatas permukaan air.Ditpolair Polda Kalteng, Kombes Pol Badarudin saat dikonfirmasi media Kalteng Pos membenarkan, bahwa korban sudah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa lagi. “Korban sudah ditemukan tim gabungan dalam keadaan tidak bernyawa. Korban ditemukan sekitar pukul 16.25 WIB,” terang Badarudin dengan singkat, Jumat (5/1) kemarin.Kejadian yang menimpa pemuda itu berawal, ketika  saat korban berlayar dari pelabuhan pasar Umar Hasyim, Desa Samuda, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan menuju rumahnya di Desa Satiruk, Kecamatan Pulau Hanaut.Namun baru saja bertolak dari pelabuhan pasar tersebut, tiba-tiba kemudi kelotok korban rusak. Melihat akan hal itu, korban langsung turun dan bercebur ke air. Nahasnya korban langsung terbawa arus sungaiDiduga, akibat tidak bisa berenang korban langsung tenggelam dan hilang dari permukaan air. “Saat kejadian, sungai Mentaya sedang dalam masa pasang, tapi aliran air belum deras. Namun karena korban tidak bisa berenang, akhirnnya tenggelam,” kata Kapolsek Jaya Karya, Ipda Hamdan. (sli/ala/dar)

  • Bagikan