Frustrasi Gagal Jadi Polisi, Mantan Atlet Curi Motor

Senin, 8 Januari 2018 17:32

FAJAR.CO.ID — Inilah kisah pelik yang dialami AA (23), warga Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.AA diringkus oleh petugas Polsek Bajeng lantaran terlibat pencurian motor (curanmor) di pelataran masjid.Pemuda mantan atlet lari jebolan Porda ini dibekuk di rumah kostnya di Kelurahan Tompo Balang, Kecamatan Somba Opu pada Senin dini hari (8/1/2018). Rekannya, yakni AL (22), kini masuk daftar pencarian orang (DPO).Kapolsek Bajeng, AKP Muh Ramli, saat merilis hasil penangkapan tersangka AA di Mapolsek, Senin siang mengatakan, berdasarkan pengakuan tersangka hasil curian motornya dijual di beberapa wilayah kabupaten, selain di Gowa, yakni di Bone, Sidrap, Pangkep, Maros, Takalar.“Ternyata AA ini adalah atlet lari jebolan Porda dan mulai menanggalkan keatletannya sejak 2015 lalu. Dia juga mengaku selama pensiun dari atlet lari dia masih mendapatkan insentif sebesar Rp 300 ribu dari Pusat Pendidikan Latihan Praja. Hanya saja dia berhenti jadi atlet karena mengaku frustrasi,” kata kapolsek.Sementara itu, AA kepada media saat ditanya mengaku berhenti jadi atlet karena frustrasi.”Saya frustrasi tidak lolos pendaftaran Polri, apalagi orang tua saya juga bangkrut,” kata AA di balik jeruji tahanan Polsek Bajeng.Dari penangkapan AA, polisi menyita barang bukti enam unit sepeda motor, satu lembar STNK, satu buah BPKB motor, dua unit rangka motor, dua unit onderdil motor.

Komentar