PAN-PKS-Gerindra Pecah Kongsi, Umat Islam Galau Berat

Rekomendasi bakal calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada Jawa Timur yang diusung PAN, PKS dan Gerindra, kini menuai krisis, terancam bubar di tengah jalan.

=========================== Oleh: Faizal Assegaf, Ketua Progres 98 ===========================

BEREDAR kabar, Ketum PAN, Zulkifli Hasan, terjebak tawaran Joko Widodo jadi cawapres dan berada dalam bidikan KPK terkait dugaan kasus korupsi. Ihwal itu membuat PAN blunder dan dilematis.

Padahal, sejumlah tokoh oposisi seperti Amien Rais, Rachmawati Soekarnoputri dan para Jenderal (purn) serta kelompok solidaritas bela Islam telah memberi dukungan agar PAN, PKS, dan Gerindra berkoalisi.

Mereka menyodorkan figur La Nyalla Mattalitti sebagai cagub dari PKS dan Gerindra. Serta memberi kesempatan buat PAN untuk memutuskan dua nama calon cawagub, yakni Anang Hermansyah atau Suyoto alias Kang Nyoto.

Merujuk pada pemberitaan media massa, Zulkifli Hasan pun telah setuju dengan keputusan tersebut. Namun, hingga kini PAN terkesan berubah sikap.

Hal itu membuat Amien Rais dan gerbongnya galau dan gusar, dan mulai menggalang mosi tidak percaya kepada Zulkifli Hasan.

Sementara jaringan solidaritas bela Islam yang merupakan kekuatan pendukung koalisi PAN, PKS dan Gerindra pun akan mengeluarkan petisi. Isinya, bila koalisi ketiga partai gagal dilakukan, maka umat Islam akan menarik dukungan di sejumlah Pilkada.

Tidak hanya itu, Amien Rais dan gerbongnya kini telah menggalang kekuatan untuk menyelamatkan kepemimpinan PAN. Sementara sejumlah jenderal (purn) dan politisi senior telah mengancam akan hengkang dari Gerindra.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi


Comment

Loading...