Parpol Pengusung “Menghilang”, Wakil Wali Kota Palopo Menangis, Istrinya Beri Tisu

Selasa, 9 Januari 2018 11:44
Belum ada gambar

Ome-Bisa/Palopo Pos
FAJAR.CO.ID, PALOPO—Maksud hati ingin mendaftar ke KPU Palopo sebagai bakal calon peserta pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah pada pilkada serentak 2018, Wakil Wali Kota Palopo, Akhmad Syarifuddin malah ditinggalkan parpol pengusungnya. Ome, sapaan Syarifuddin yang berpasangan Budi Sada pun batal mendaftar sore kemarin.Pemandangan mengharukan pun terlihat di Gedung Kesenian Palopo, Senin kemarin. Ome menangis. Sang istri, Megawati Usman yang ikut bersedih melihat suaminya langsung berdiri mengambil tisu dan berusaha menghilangkan kesedihan suaminya. Sejumlah pendukung yang mayoritas ibu-ibu ikut larut dalam kesedihan itu.“Kami sangat dizalimi bahkan berusaha untuk dihalangi maju di Pilkada,” kata Ome sambil menangis di Gedung Kesenian.Partai pengusung yang meninggalkan Ome-Bisa adalah Gerindra. Ketua Partai Gerindra Palopo, Asriani dan Sekretaris Sapar Sampetan tidak kunjung muncul kemarin. Padahal DPP Genrindra telah memberi formulir B1-KWK, 5 Januari lalu. “Komunikasi kami malam tadi (kemarin malam) masih jalan tetapi tadi pagi tidak ada komunikasi lagi,” beber Ome dikutip dari Harian Fajar.Dengan hanya memegang rekomendasi Hanura yang cuma punya 2 kursi, praktis Ome tidak bisa bertarung. Itu berarti, incumbent Wali Kota, Judas Amir yang menggandang Rahmat B kemungkinan akan melawan kotak kosong jika Ome-Bisa tidak menemukan partai pengusung lainnya.Tudingan pun langsung mengarah ke kubu Judas-Rahmat. Namun, Juru Bicara Judas-Rahmat, Astamanga Aziz membantah mereka berupaya menjegal Ome-Bisa agar bisa maju sendiri. “Kalau memang tidak mampu mendapatkan partai, kenapa ikut Pilkada,” kata mantan anggota KPU Luwu itu. (Fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI