Prasetyo Akui Penanganan Kasus Korupsi di Kejagung Masih Lemah

Selasa, 9 Januari 2018 20:19

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Jaksa Agung HM Prasetyo mengakui bahwa kinerja institusi Kejaksaan Agung rendah dalam hal menangani perkara kasus korupsi. Dia beralasan karena yang ditangani oleh institusi kejaksaan tidak hanya kasus korupsi, tapi kasus pidana umum dan perdata. ‎Dalam hal penanganan kasus korupsi, menurut Prasetyo institusi Kejaksaan Agung tidak sama seperti KPK yang khusus menangani kasus-kasus korupsi. ‎”Sementara kalau KPK hanya korupsi saja. Sehingga itulah yang selalu dijadikan tolak ukur orang (masyarakat) bahwa kejaksaan ini kinerjanya rendah dan lain-lain,” kata Prasetyo saat refleksi kinerja akhir tahun sepanjang 2017 di Kejagung, Selasa (9/1).Menurutnya, yang dijadikan dasar penilaian masyarakat terhadap kejaksaan, yakni terkait banyak atau tidaknya penanganan kasus korupsi. Sementara jumlah penanganan kasus korupsi di kejagung tidak begitu banyak seperti KPK. ‎”Kita menyadari bahwa tolak ukur yang diberikan oleh masyarakat kepada kinerja kejaksaan adalah antara lain justru dilihat hanya seberapa banyak perkara korupsi yang ditangani oleh kejaksaan. Ini faktanya seperti itu,” ujar Prasetyo.

Bagikan berita ini:
4
4
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar