Usai Diperiksa KPK Terkait Kasus e-KTP, Gubernur Sulut Emosi Ditanya Wartawan

Selasa, 9 Januari 2018 19:07

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey rampung menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP. Usai diperiksa selama kurang lebih lima jam lamanya, Wakil Ketua Badan Anggaran periode 2009-2014 emosi ketika ditanya soal adanya dugaan lobi-lobi anggaran yang dilakukan para pihak terhadap Badan Angagaran DPR kala itu.”Emang ada lobi anggaran dilolosin, emang kucing dilolosin,” ucapnya emosi ketika dicecar awak media, di kantor KPK Jakarta, Selasa (09/01).Sementara itu, ketika disinggung soal adanya dugaan markup (penggelembungan) anggaran dalam proyek berbiaya senilai Rp 5,9 triliun tersebut, politikus PDI-P tersebut menepisnya. Menurutnya, tugas DPR hanya berwenang menyetujui sesuai undang – undang.”Mana ada orang markupmarkup anggaran di DPR,” katanya.Sebenarnya terang Kader PDIP ini, tidak ada masalah mengenai anggaran untuk proyek ini. Karena, penganggaran dana untuk e-KTP sudah ada di nota keuangan.”Sudah ada dinota keuangan kok (cek ulang),” tuturnya.Terkait materi pemeriksaannya hari ini, anak buah Megawati Soekarno Putri ini mengatakan, jika diirinya diperiksa untuk melengkapi Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) tersangka Markus Nari (MN) dan Anang Sugiana Sudihardjo (ASS).“Klarifikasi buat tersangka Markus Nari sama Anang makanya lama, karena 2 BAP,” ucapnya.Untuk BAP tersangka Anang, politikus PDI-P tersebut diperiksa sekitar pukul 10.00 WIB-12.00 WIB. Sementara sejak pukul 13.00 WIB- 15.00 WIB diperiksa untuk tersangka Markus Nari. Dalam kedua pemeriksaan tersebut, dia mengaku diajukan sekitar lima atau empat pertanyaan yang diberikan penyidik.Sebelumnya, Nama Olly sempat muncul di dakwaan kasus dugaan korupsi e-KTP. Dia diinilai oleh JPU KPK menerima uangsebesar  USD1,2 juta dollar.  (Fajar/JPC)

Bagikan berita ini:
6
8
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar