MK Tolak Uji Materi Presidential Threshold, Fadli Zon: Gerindra Tidak Kaget

Kamis, 11 Januari 2018 15:13

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) telah menolak uji materi pasal 222 Undang-Undang Nomoe 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Dalam pasal 222, juga mengatur tentang ambang batas pencalonan Presiden atau presidential threshold.Menanggapi keputusan tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengaku, partainya tetap menghormati keputusan MK. Namun, Partai Gerindra tidak kaget dengan keputusan itu dan selalu siap menghadapi keputusan apapun.”Merupakan keputusan MK, ya kita hargailah. Kalau kami di Gerindra siap dengan keputusan apapun, dan kita tidak kaget dengan formasi yang ada sekarang ini,” kata Fadli ZonDikatakan Fadli, dengan konfigurasi ini memungkinkan akan ada dua atau tiga calon yang diusung oleh Partai Politik.”Akan ada dua atau tiga calon lah kalau dari konfigurasi memungkinkan untuk Partai Politk, mungkin saja bisa empat, bisa tiga, tapi kalau misalnya kaya gitu, bisa saja dua,” ucapnya.Plt Ketua DPR RI ini juga mengingatkan agar seluruh partai peserta Pemilu 2014 lalu, harus siap dengan keputusan dilajukan verifikasi ulang.“Ya, kita harus siap ya dengan keputusan itu, meskipun sebenarnya mereka sudah melewati pemilihan umum dan itu tidak diperlukan lagi. Tapi kalau keputusan kaya gitu kita harus siapkan,” jelasnya.Diketahi Uji materi ini diajukan oleh Partai Idaman dengan nomor 53/PUU-XV/2017. Buat Partai Idaman, pasal ini sudah kadaluarsa dan tidak baik diterapkan di Pimelu 2019. (Aiy/Fajar)

Bagikan berita ini:
7
6
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar