Ali Khamenei Tuding AS, Inggris dan Saudi Dalang Kerusuhan di Iran

0 Komentar

FAJAR.CO.ID — Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, meyakini Amerika Serikat (AS), Inggris, Arab Saudi dan pihak-pihak oposisi adalah dalang kerusuhan di negaranya. Ia juga menegaskan tujuan mereka adalah kudeta terjadi.

“Iran telah menggagalkan upaya yang dilakukan oleh musuh di luar negeri untuk mengubah demonstrasi yang sah menjadi sebuah kudeta,” kata Khamenei dalam sebuah pertemuan dengan sebuah delegasi nasional dari Qom di kediamannya di Pasteur, Teheran pusat.

Dalam pidatonya yang panjang, Khamenei pertama-tama mengarahkan tuduhan ke luar negeri, kemudian membahas slogan-slogan anti-rezim yang digemakan oleh para pemrotes sejak demonstrasi meletus akhir Desember.

Demonstrasi terjadi di kota-kota besar seperti Qom dan Ahwaz, Hamdan dan Kermanshah sebelum menyapu Tabriz, Teheran, Shiraz dan Isfahan. Khamenei melabeli demonstrasi itu sebagai sesuatu yang luar biasa dan mengklaim memiliki rincian langsung dan informasi mengenai masalah ini.

Pemimpin Tertinggi juga menggambarkan demonstrasi tersebut sebagai “bermain dengan api”, “demonisasi” terlarang, dan sebuah “serangan balik yang dibangun oleh pihak luar yang mendukung dan mendanai demonstrasi tersebut.

“Sekali lagi negara tersebut mengatakan kepada AS, Inggris dan semua pihak yang berusaha untuk menggulingkan Republik Islam Iran dari luar negeri: Anda gagal … dan Anda juga akan gagal di masa depan,” katanya.

Pada saat yang sama, dia mengatakan bahwa warga negara memiliki hak untuk mengungkapkan keprihatinan mereka yang sah.

Protes tersebut terutama dipicu oleh kondisi ekonomi dan kemudian berubah menjadi politik dan menyerukan penggulingan rezim tersebut. Demonstran meneriakkan “Death to Khamenei” saat melakukan demonstrasi. (Asharq Al-Awsat/amr/fajar)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...