Ajaran Sesat nan Ekstrem, Sembunyi Nikahi Gadis-gadis Belia – FAJAR –
Kriminal

Ajaran Sesat nan Ekstrem, Sembunyi Nikahi Gadis-gadis Belia

ilustrasi

FAJAR.CO.ID — Dua orang pria asal Utah, Amerika Serikat yang percaya pada poligami dan kiamat telah melakukan pelecehan seksual terhadap gadis-gadis belia setelah melakukan pernikahan rahasia yang mereka pikir telah ditetapkan oleh Tuhan.

Menurut jaksa pada hari Jumat, mereka sudah ditangkap.

Setiap pria mengakui bahwa mereka menikah dengan dua gadis, berusia 4 sampai 8, salah satunya berhubungan dengan mereka, kata jaksa Kevin Daniels.

John Coltharp, 33, didakwa minggu ini dengan sodomi anak, sekitar sebulan setelah polisi menemukan empat gadis disembunyikan di tong air plastik 50 galon dan sebuah trailer kosong dalam sebuah penggerebekan di kompleks tersebut. Daniels mengatakan, tuduhan serupa terjadi saat melawan Samuel Shaffer, 34. Pihak berwenang mengatakan mereka masih menyelidiki kasus tersebut.

Keduanya didakwa bulan lalu karena penculikan anak-anak pada Desember sekitar 275 mil (440 kilometer) selatan Salt Lake City. Deputi Sheriff turun ke daerah itu dengan helikopter dan anjing pelacak setelah ibu dua anak perempuan tersebut melaporkan bahwa mereka hilang.

Gadis-gadis itu ditemukan setelah pelaku ditangkap dan mengungkapkan lokasi mereka, kata polisi. Anak-anak itu terpaksa harus dirawat karena efek dingin dan gejala dehidrasi. Namun mereka dilaporkan telah pulih.

Shaffer dan Coltharp adalah teman yang terikat dengan minat bersama terhadap gagasan Mormon misterius yang telah lama ditinggalkan oleh gereja arus utama, kata polisi.

Perkawinan anak berlangsung pada musim panas 2017, sebelum mereka turun ke padang pasir pada pertengahan September dalam persiapan untuk sebuah kiamat atau dengan harapan mendapatkan pengikut, kata Daniels, wakil jaksa di Sanpete County. “Mereka aktif merekrut; mereka ingin membangun kelompok ini,” kata jaksa penuntut.

Menurut surat perintah penggeledahan yang diumumkan pekan ini, seorang pria di California menemukan tulisan mereka secara online dan pergi ke Utah untuk bergabung dengan mereka. Ia dijanjikan seorang pengantin anak. Polisi juga menemukan senjata di kompleks mereka, kata Daniels. “Ini adalah individu ekstrem dengan keyakinan ekstrem yang percaya akhir dunia akan datang,” (Time/amr/fajar)

 

Click to comment

Most Popular

To Top