Kasus Korupsi DAK Toraja Mulai Disidangkan

Senin, 15 Januari 2018 - 12:32 WIB

FAJAR.CO.ID TORAJA — Kasus dugaan korupsi Paket IV Wilayah Timur untuk pembangunan ruas jalan dalam kota Makale mulai bergulir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar. Proyek tersebut dianggarkan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2015 senilai Rp9,6 miliar di Dinas Pekerjaan Umum Tana Toraja.

Dalam kasus yang ditaksir merugikan negara sebesar Rp1,3 miliar itu menyeret dua tersangka. Mereka adalah Ahli Waris Direktur PT Pilar Sejati, Abdul yang merupakan rekanan proyek dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sapry.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Makale, Amri Kurniawan kepada BKM (FAJAR Group), Sabtu (13/1) mengatakan, kasus korupsi tersebut kini sedang bergulir di Pengadilan Tipikor Makassar.

Menurut Amri Kurniawan, 24 Juni 2015, Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung menerbitkan Perbup No 18 Tahun 2015 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Bupati Tana Toraja Nomor 30 Tahun 2014 tentang Penjabaran APBD Tahun 2015 penambahan Belanja Modal. Perbuatan kedua terdakwa mengakibatkan kerugian negara Rp 1.373.611.941.84.

Hasilaudit perhitungan kerugian keuangan negara dari BPKP perwakilan Provinsi Sulsel Nomor : SR-016/PW21/5/2017, tanggal 13 Januari 2017. (agus/bkm/fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.