Danny Pomanto Melawan “Raksasa”, Bagaimana Peluangnya Oppo?


“Danny melawan sejumlah tokoh yang turut mengantarnya pada Pilawali lalu. Danny juga menghadapi partai yang semula merapat kepadanya. Namun Danny tampak yakin menang kedua kalinya tanpa dukungan tokoh politik yang dulu membesarkannya,” kata Firdaus.Bagi Firdaus, masuk akal jika Danny tak gentar dan minder menghadapi kekuatan besar para tokoh dan parpol di belakang Appi-Cicu sebab meski maju sebagai calon perseorangan, Danny menurutnya punya modal lain yakni statusnya sebagai incumbent. Masyarakat kata dia tentu akan melihat kinerja yang sudah ditunjukkannya selama memimpin Makassar.“(Keyakinan memenangi Pilwalkot keduanya) Hal itu wajar karena DP sudah menunjukkkan kinerja yang baik dengan berbagai prestasi yang diharapkan menjadi alasan masyarakat memilihnya,” jelas Firdaus.Dosen politik Universitas Bosowa 45, Dr Arief Wicaksono dikutip dari BKM (Grup FAJAR) secara umum menilai, calon independen atau perseorangan harus ditunjang oleh keberadaan relawan yang kompak, satu komando dan dibiayai secara bertahap oleh calon. Sehingga menurutnya, tidak bisa sama perlakuannya dengan calon dari parpol yang relatif sudah punya infrastruktur dan mapan hingga level grassroot.“Calon perseorangan yang tidak memiliki persyaratan itu, ya harus kerja keras untuk memenangkan pertarungan. Tinggal kita lihat, apakah calon tersebut adalah incumbent atau penantang, atau tidak kedua-duanya,” ujar Arief, kemarin. (*)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar