Dicopot Menristekdikti, Ini Pembelaan Prof Djaali Mantan Rektor UNJ

Selasa, 16 Januari 2018 21:37
Belum ada gambar

“Proses pembuktian plagiarisme sesuai Permendiknas tidak pernah dilakukan namun SK sudah dikeluarkan. Kalaupun benar terjadi plagiat, bukanlah tanggung jawab promotor apalagi rektor karena setiap mahasiswa diwajibkan menandatangani pernyataan bebas plagiat di atas meterai cukup dan bersedia menerima sanksi jika terbukti melakukan plagiat,” tandasnya.Diketahui, melalui SK 471/M/KPT. KP/2017 tertanggal 20 November 2017 dan SK 473/M/KPT.KP/2017, tertanggal 24 November 2017, Menristekdikti M Nasir menyebut bahwa Djaali bersalah karena menerbitkan surat keputusan Rektor UNJ No. 1278a/SP/2016 tanggal 10 November 2016 tentang Penetapan Uji Turnitin sebagai prasyarat kelulusan mahasiswa Program Diploma, Sarjana, Magister, dan Doktor UNJ yang tidak sesuai dengan dengan perundang-undangan.Kemudian, Djaali juga disebut membimbing, menguji dan meluluskan lebih dari 112 orang mahasiswa program doktor UNJ pada kurun waktu Maret-September 2016, tidak melakukan pembimbingan secara memadai yang mengakibatkan terjadinya perbuatan plagiat dalam penyusunan disertasi mahasiswa program doktor UNJ. Djaali juga dikatakan menyalahgunakan wewenang sebagai Ketua Senat UNJ, dengan tidak melibatkan Senat UNJ dalam perumusan kebijakan akademik.Sementara sidang lanjutan perkara ini rencananya akan digelar pada 22 Januari 2018. Salah satu agendanya mendengarkan jawaban Nasir atas respons Djaali. (Fajar/JPC)

Bagikan berita ini:
3
10
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar