OSO Bantah Dualisme Hingga Ancam Pecat Kader

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketua Umum Partai Hanura, Osman Sapta Odang (OSO) membantah kabar adanya perpecahan di tubuh partai yang dipimpinnya.

Tersiar kabar bahwa Partai Hanura kini terpecah menjadi dualisme, yakni kubu Sekjend Hanura Syarifuddin Sudin dan kubu OSO.

Dikatakan OSO, hingga kini Partai Hanura masih tetap satulisme di bawah kepemimpinannya sebagai Ketua Umum. “Ngga ada, masih satulisme,” kata OSO di Gedung DPR RI, Selasa (16/1).

Ketua DPD RI ini juga mengaku sudah bertemu dengan Ketua Pembina Partai Hanura Wiranto untuk membahas masalah yang sedang menimpa partai yang dinahkodainya. “Udah-udah ngomong. Ya harus sesuai dengan ADR/ART,” akui OSO.

OSO juga membenarkan langkah Wiranto yang ikut andil dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh Partai Hanura sesuai dengan ADR/ART partai.

“Ya memang harus begitu. Bener apa yang dikatakan Wiranto itu benar, bahwa apa yang harus kita jalankan itu sesuai dengan AD/ART. Masalahnya dimana?,” jelas OSO.

OSO juga membantah ada konflik di internal partai. Buat Wakil Ketua MPR RI ini, jika ada kader partai yang sengaja menciptakan konflik di tubuh partai, maka dirinya akan mengambil langkah tegas, hingga pada tingkat pemecatan.

“Gak ada konflik. Yang bikin konflik itu kita pecat. Karena dalam suasana seperti ini dalam menjelang verifikasi partai, tentu ada niat dari orang-orang tertentu ingin mengecilkan Hanura,” tegasnya.

OSO juga menuding, oknum-oknum yang sengaja merusak marwah Partai Hanura akan hengkang ke partai lain, setelah rencana pengrusakan dari dalam gagal terwujud.

“Mungkin nanti kalau mereka gagal, mereka akan pindah ke partai lain,” ungkapnya. (Aiy/Fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...