Pihak Unibos Sebut Mahasiswinya Murni Kecelakaan, Bukan Dibunuh

FAJAR.CO.ID -- Universitas Bosowa (Unibos) menerangkan kematian Dewi Sri Wulandari, mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata), bahwa yang bersangkutan meninggal karena murni kecelakaan, bukan diperkosa lalu dibunuh di Jembatan Gilireng-Alausalo, Wajo, pada 15 Januari 2018.

Humas Unibos, Dian, mengatakan bahwa sebelum kejadian tersebut, Dewi bersama rekan-rekan melakukan gladi resik untuk persiapan Seminar Kewirausahaan di Kantor Camat Gilireng.

Kemudian, tambah Dian, Dewi yang dibonceng Jimmy (salah satu rekan KKN Dewi) terjatuh di depan rumah warga yang terletak kurang lebih 100 meter dari Kantor Camat Gilireng.

"Dari hasil visum ini murni kecelekaan, pihak Kapolsek Wajo pun mengatakan demikian bahwa murni lakalantas (kecelakaan lalu lintas) tunggal," kata Dian saat dihubungi lewat telepon, Selasa (16/1/18).

Dewi yang terjatuh kemudian dilarikan ke puskesmas setempat. Namum nyawa Dewi tidak dapat diselamatkan. Begitu pula dengan Jimmy yang ditetapkan sebagai tersangka karena lalai dalam berkendara.

"Dari hasil visum juga menunjukkan tidak ada indikasi pemerkosaan dan murni kecelakaan. Dan untuk sementara Jimmy diberi bantuan hukum," Jelas Dian.

Hadir pula Rektor Universitas Bosowa beserta jajarannya saat mengunjungi lokasi kejadian.

Informasi bahwa korban diduga diperkosa lalu dibunuh muncul setelah pihak keluarga melapor ke Polres Wajo, Sulsel.

Pihak keluarga melaporkan kematian Dewi, dikarenakan mereka menduga jika korban meninggal karena diperkosa lalu dibunuh di kawasan Jembatan Gilireng-Alausalo. Dugaan ini seiring dengan adanya keluarga korban yang mengalami kesurupan yang menyebutkan hal itu.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi


Comment

Loading...