Hindari Over Bagasi, Pria Inggris Pakai 8 Celana dan 10 Baju Sekaligus

0 Komentar

FAJAR.CO.ID — Pria asal Inggris bernama Ryan Hawai ditangkap di Bandara Keflavik, Islandia, karena mengenakan delapan pasang celana panjang dan sepuluh kaos sekaligus.

Dia dilaporkan mengunakan banyak pakaian sekaligus karena ingin menghindari kelebihan biaya bagasi di British Airways untuk penerbangan pulang ke Inggris. Saat dihentikan oleh staf keamanan saat mencoba naik pesawat, perselisihan sempat terjadi yang direkam dan diposting di Twitter.

Menurut The Sun, Hawai juga batal kembali keesokan harinya setelah maskapai kedua mendengar drama hari sebelumnya. Hawai akhirnya berhasil kembali ke Inggris dengan Norwegian Airlines.

Hawai percaya “perlakuannya disebabkan oleh prasangka rasial karena ia gimbal, mengenakan pakaian mencolok dan cat kuku,” tulis Iceland Monitor.

Seorang juru bicara British Airways mengatakan kepada Sun Online: “Kami memberi pelanggan kami berbagai macam tarif untuk dipilih agar sesuai dengan kebutuhan mereka. Bagasi tangan kami dirancang untuk pelanggan yang bepergian tanpa bagasi tetap.”

“Kami mengerti bahwa rencana pelanggan kami dapat berubah sehingga mereka dapat memilih untuk membayar biaya di bandara jika mereka memerlukan tas ekstra. Kami menjelaskan kebijakan kami kepada pelanggan kami, dan mengatur penerbangan alternatif ke London,” jelasnya. (The Week/amr/fajar)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...