Jelang Pilkada, Polda Sulsel Imbau Masyarakat Waspada Upal

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Polda Sulsel bersama Perwakilan Bank Indonesia (BI) provinsi Sulsel memusnahkan 1.719 lembar uang palsu (upal), di kantor perwakilan BI Prov Sulsel, Kamis (18/1/2018). Hal ini patut meningkatkan waspada masyarakat terhadap beredarnya upal apalagi pesta pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018 semakin dekat.Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulsel, Irjen Pol Umar Septono menghimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap peredaran uang palsu dan segera melaporkan ketika masyarakat menemukan uang palsu.”Kita pesankan kemasyarakat untuk berhati-hati, apalagi sekarang tahun pilkada, biasanya ada oknum-oknum yang memanfaatkan situasi kondisi seperti ini untuk meningkatkan peredaran uang palsu. Kalau memang ada yang mencurigakan sesegera mungkin untuk melapor,”himbaunya.Dari total 1719 lembar yang dimusnahkan, terdapat 903 lembar pecahan Rp. 100 ribu , 793 lembar pecahan Rp 50 ribu, 18 lembar pecahan Rp 20 ribu , 2 lembar pecahan Rp. 10 ribu banyak dan 3 lembar pecahan Rp. 5 ribu.Sementara itu, Uang palsu yang dimusnahkan tersebut sebelumnya telah mendapat penetapan dari pengadilan negeri makassar.”Ini adalah satu cara bagi kita untuk menyampaikan bahwa kita itu sangat konsen terkait dengan adanya uang palsu. Kita bersama-sama penegak hukum mengurangi peredaran uang palsu,”terang Bambang Kusmiarso Kepala Kantor Perwakilan BI Prov Sulsel.Angka penemuan uang palsu dari 3 tahun terakhir secara nasional menurun hingga sampai 2017 8 lembar per satu juta .

  • Bagikan